Apa yang dicari oleh investor
oleh: Budi Rahardjo (aka Mr. GBT)
Sebetulnya faktor apa yang dicari oleh investor sehingga dia mau menanamkan uangnya? Berikut ini adalah pandangan saya, sebagai seorang investor dan sebagai seorang peneliti (can I say that?) mengenai starting-up ini.
Ide
Faktor yang pertama dilihat tentu saja adalah ide. Ide tersebut tidak harus advanced. Bahkan ide yang terlalu "maju" mungkin malah terlalu beresiko. Beberapa perusahaan start up saya (waktu di Kanada dulu) gagal karena idenya terlalu maju. Ahead of its time.
Ide yang biasanya menarik adalah ide yang menjawab sebuah permasalahan. Necessity is the mother of invention. Biasanya permasalahan tersebut adalah permasalahan yang dihadapi banyak orang, yang membuat gatel sang innovator sehingga dia menciptakan sebuah solusi.
Orang
Untuk mewujudkan ide tersebut menjadi sebuah produk atau layanan dibutuhkan manusia. Aspek manusia ini merupakan aspek yang sangat penting karena bisa saja seorang penggagas ide tidak memiliki kemampuan (atau bahkan tidak memiliki kemauan) untuk mewujudkan idenya. Dia mungkin hanya menggagas ide saja kemudian kembali "bermimpi." Nah, investor akan melihat kesungguhan dari orang-orang yang berada di belakang perusahaan yang akan didanainya. Sekedar ide yang hebat saja tidak cukup.
Sebelum melakukan investasi biasanya saya melihat siapa yang berada di belakang kegiatan itu; bagaimana kesungguhan dia? (apakah dia siang malam memikirkan dan mencoba mewujudkan mimpinya itu?) track record? (apakah dia sudah pernah mendirikan start up sebelumnya? catatan: tidak masalah jika yang sebelumnya gagal. atau sudah pernah membuat produk sebelumnya?) karakter? (apakah dia mudah diajak bicara? keras kepala? arogan? sulit diajak bekerja sama dalam sebuah tim?)
Ketika saya mendapat investasi dari investor saya, inilah yang dilihat oleh investor saya. Investor saya percaya kepada saya dan tim saya untuk menjalankan ide bisnis yang saya ajukan. Apapun yang saya ajukan kemungkinan besar akan didanai oleh dia. Tentu saja saya tidak berminat untuk mengajikan usulan jika saya tidak berminat untuk mengerjakannya. Bukan uang yang menjadi pemicu saya (dan para founder lain) untuk mendirikan start up.
Arti dari ini semua adalah investor mempercayakan uangnya kepada orang yang dia percaya (dapat mewujudkan ide tersebut). Faktor kepercayaan (trust) ini sangat penting. Biarpun ide Anda bagus dan Anda mungkin mampu untuk mewujudkannya, akan tetapi jika sang investor tidak percaya kepada Anda maka dia tidak akan memberikan dananya kepada Anda. Memang hal ini merugikan bagi kedua belah pihak, terlebih bagi sang investor karena mungkin saja Anda pergi ke investor lain dan ternyata cocok.
$Id: yang-dicari.tmpl,v 1.2 2005/12/02 23:19:34 budi Exp budi $