UJI KEAMANAN WIRELESS KEYBOARD

TERHADAP AKTIFITAS KEYLOGGING

 

Oleh Ika Wisnu Wardana 13299016

 

 

Wireless keyboard semakin mengukuhkan posisinya untuk menggantikan wired keyboard. Dengan berbagai teknologi wireless, dari infrared, radio frekuensi, sampai bluetooth, wireless keyboard mencoba mendominasi penggunaan keyboard dunia. Penggunaan radio frekuensi sampai saat ini adalah pilihan yang paling diminati karena perpaduan terbaik antara mobilitas dan harga. Tetapi, seperti piranti wireless lain, tentu ada celah keamanan pada sisi wireless ini. Yang paling terpikirkan adalah aktifitas keylogging, yaitu merekam apa yang diketik pengguna. Hal ini bisa saja cukup mudah karena dengan radio frekuensi, maka seorang keylogger bisa saja menangkap frekuensi yang dikirimkan wireless keyboard dan memecahkan sandinya. Memang itu berarti keylogger itu harus berada di dekat PC target, tapi bukankah ancaman yang tak terduga sering berasal dari hal-hal di dekat kita? Benarkah ancaman keamanan ini dapat terjadi?

 


I.             Dasar Teori

 

Wireless keyboard yang berbasis radio frekuensi biasanya menggunakan frekuensi dasar antara 27-33 Mhz yang merupakan daerah frekuensi radio CB. Dibutuhkan waktu 30 menit oleh receiver untuk menerima sinkronisasi data dari keyboard pasangannya. Dalam jangan waktu selama ini, bisa saja seorang keylogger menangkap dan mengunci frekuensi pasangan receiver-keyboard untuk kemudian merekam data hasil ketikan keyboard tersebut atau bahkan mengambil alih kontrol PC dengan keyboardnya sendiri.

 

Jarak maksimal jangkauan frekuensi tersebut adalah sekitar 30 meter, cukup jauh untuk seorang keylogger bersembunyi dan merekam apa yang dilakukan pada keyboard PC target. Semua kemungkinan ini memberikan sebuah celah baru keamanan, bukan lewat internet, bukan lewat port server yang terbuka, tapi langsung ke PC-nya.

 

II.          Tujuan

 

Tujuan dari pengujian ini adalah mencari pembuktian apakah ide keylogging pada wireless keyboard berbasis radio frekuensi ini memang bisa dilakukan. Yang artinya juga, akan dicari tahu apakah penggunaan wireless keyboard sangat rentan terhadap bahaya keamanan.

 

III.       Pembatasan Masalah

 

Untuk membatasi masalah, pengujian ini dibatasi pada jenis alat:

Keyboard wireless merek Logitech

Dan jenis aktifitas:

Decoding kode frekuensi keyboard

 

IV.        Perencanaan

 

Untuk melakukan pengujian ini, ada beberapa metode yang akan dilakukan yaitu:

1.      Mencoba sinkronisasi keyboard dengan receiver lain (jenis sama tapi bukan pasangannya) dengan jarak yang berbeda untuk mencari tahu jarak maksimal yang bisa ditempuh frekuensi tersebut.

2.      Mencoba memetakan frekuensi keluaran keyboard terhadap tiap key yang ditekan pada keyboard.

3.      Mencoba mencari tahu pola frekuensi yang dikirimkan wireless keyboard.

 

Jika ketiga hal di atas dapat diketahui, maka secara logika, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan wireless keyboard merek Logitech memang rawan terhadap bahaya keamanan, terutama aktifitas keylogging.

 

Untuk mewujudkan pengujian ini, maka dibutuhkan beberapa alat, yaitu:

1.      1 (satU) set PC

2.      2 (dua) set wireless keyboard Logitech. Satu sebagai contoh pengguna, dan yang lain sebagai contoh perangkat capturing

3.      Frekuensi counter untuk menghitung frekuensi keluaran wireless keyboard ini.