Start Up
Budi Rahardjo
Dotcom, IPO, venture capital, new economy, dan berbagai istilah-istilah yang
mungkin terdengar aneh ramai menghiasi surat kabar, majalah, dan online web
site. Istilah ini biasanya dihubungkan dengan cerita tentang suksesnya perusahaan
baru yang biasanya berbasis kepada teknologi informasi dan/atau Internet.
Berlomba-lomba anak muda mendirikan perusahaan yang sering disebut perusahaan
"dotcom" ini.
Namun sayangnya informasi tentang bagaimana membangun sebuah bisnis baru
ini sulit diperoleh. Kebetulan penulis mendapat pinjaman sebuah buku yang
berjudul "The Venture Capital Handbook", dengan editor William D.
Bygrave, Michael Hay, dan Jos B. Peeters. Dalam buku ini terdapat pengantar
dari almarhum Richard A. Onians yang berpendapat bahwa ciri-ciri khas bisnis
yang sukses adalah:
-
adanya management yang kompeten dan bertaraf (berkemampuan) internasional;
-
memiliki produk atau servis yang menarik secara global;
-
memiliki kelebihan (keuntungan) dalam bidang pembiayaan yang berkesinambungan
dalam skala internasional.
Kemudian Onians juga berpendapat bahwa kesuksesan atau kegagalan ditentukan
oleh:
-
kemampuan untuk menganalisa dan mengeksploitasi pasar;
-
kemampuan untuk mengembangkan, mengkomunikasikan dan mengimplementasikan
sebuah strategi yang realistis untuk bisnis tersebut;
-
kemampuan untuk mengelola program teknologi atau program pengembangan produk
yang efisien dan tepat waktu;
-
kemampuan untuk menarik modal (capital) secara strategis dengan termin yang
layak dan dengan cakupan waktu yang cocok;
-
kemampuan untuk menerapkan, melakukan interpretasi dan bertidak tepat dengan
sebuah Management Information System and Control;
-
kemampuan untuk melakukan "recruit", mengembangkan dan memotivasi tenaga
kerja yang kompeten dalam batasan kemampuan finansial saat ini.
Dalam banyak hal, simbiosis antara kemampuan finansial dan sumber daya manusia
merupakan hal yang esensial. Penambahan mitra (baik untuk segi finansial
maupun untuk segi lain) biasanya dilakukan dengan mitra yang membawa keahlian,
kontak dan sumber daya lain yang komplemen dengan kekuatan management saat
ini. Memang hal yang sangat kritis yang menentukan sumber kesuksesan dan
kegagalan adalah kualitas dari tim management.
Ketika seorang entrepreneur terjun ke dalam sebuah bisnis, dia harus bertanya
kepada dirinya:
-
Bagaimana dukungan finansial saya pada perioda dimana perusahaan belum untung?
-
Dengan siapa saya dapat membagi beban management (dimana dia memiliki komplemen
dari kemampuan saya) dalam kegiatan sehari-harinya?
Dalam contoh perusahaan yang sukses, biasanya beban ini ditanggung oleh dua,
tiga, atau empat orang. Biasanya beban management tidak ditanggung sendirian
dan tidak lebih dari empat orang. Kelompok ini tidak harus beada dalam hirarki
yang sama, akan tetapi sangat dekat.
Panduan tambahan:
-
Konsentrasi dalam membangun bisnis yang tahan lama, bukan hanya sekedar membangun
sebuah perusahaan (company) saja.
-
Langsung terjun global (dengan strategi global).
-
Kumpulkan kebutuhan finansial melalui quity atau quasi quity yang cukup sehingga
bisnis dapat dibawa ke tingkat yang lebih dari sekedar menghasilkan uang
saja.
-
Cari capital dalam level internasional.
-
Gunakan pemilik saham untuk menarik board of director yang memiliki kemampuan
internasional (akan tetapi bukan bagian dari eksekutif di perusahaan anda).
-
Secara berkala ajak director yang non-eksekutif untuk membantu merencanakan
dan memprediksi bidang finansial, compensation (short / long term). Dengan
cara ini anda sudah "dibantai" di dalam board, sehingga tidak perlu dibantai
oleh publik.
Bandung, Juli 2000. versi 1.0